Tampilkan postingan dengan label Statistik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Statistik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Desember 2010

KORELASI

Nilai koefisien determinasi  =  0,982 artinya 98,2 % variasi dari variabel terikat dapat dijelaskan, 1,8 % tidak dapat dijelaskan oleh sebab-sebab yang belum diketahui.


Nilai  koefisien korelasi + 0,991, juga dapat digunakan  dengan tabel r product moment, jika rumus yang dignakan adalah korelasi product moment:
Untuk derajat kebebasan db = n-2 = 8-2 = 6 diperoleh:
rxy, hitung = 0,991 > rxy, tabel = 0,707 ® signifikan (taraf signifikansi 5%)
rxy, hitung = 0,991 > rxy, tabel = 0,917 ® signifikan (taraf signifikansi 1%)

 
Read more »

DISTRIBUSI PROBABILITAS

Eksperimen probabilitas memiliki keluaran (outcome) yang dapat berupa nilai numerik angka/bilangan), cacah (hitungan) atau hasil pengukuran. Variabel acak  (random variable) yang sering dinotasikan dengan simbol X, adalah variabel yang memiliki   sebuah nilai tunggal dari setiap keluaran dari sebuah eksperimen probabiliats. Jadi X dapat bernilai angka berapapun tergantung pada keluaran yang mungkin dihasilkan dari eksperimen. Artinya, nilai tertentu dari X dalam sebuah eksperimen adalah suatu kemungkinan keluaran yang acak.

Variabel acak diskret adalah variabel acak yang memiliki nilai yang dapat dicacah (countable). Sedangkan variabel acak kontinu memiliki nilai yang tak terhingga banyaknya di sepanjang interval yang tidak terputus.  Variabel acak kontinu umumnya diperoleh dari hasil pengukuran.

Download Full Materi  
Read more »

Senin, 06 Desember 2010

PROBABILITAS

Untuk mengetahui karakteristik suatu populasi sering dilakukan dengan menganalisis hanya sebagian data saja (atau sering disebut dengan sampel). Berdasarkan informasi yang terkandung dalam sampel, dilakukan pengambilan kesimpulan terhadap populasinya. Dasar logika dari proses pengambilan kesimpulan  tentang suatu populasi dengan menganalisis data sampel adalah probabilitas. Oleh karena itu, pemahaman tentang teori probabilitas sangat diperlukan dan bersifat mendasar.

Kata “probabilitas” atau “peluang” adalah kata yang biasa dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Suatu peristiwa yang mempunyai probabilitas untuk terjadi mengandung arti bahwa ada harapan peristiwa itu akan terjadi. Jika ada kepastian bahwa suatu peristiwa akan terjadi, maka peluang terjadinya peristiwa itu adalah 1. Jika tidak ada peluang sama sekali bahwa suatu peristiwa akan terjadi, maka peluangnya adalah 0. 

Download Full Materi 
Read more »

PENGUKURAN DISPERSI

Pengukuran dispersi digunakan untuk melengkapi perhitungan nilai sentral. Dispersi adalah besarnya nilai penyimpangan suatu nilai dari nilai sentralnya. Pengukuran dispersi yang merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam studi deskriptif suatu data, pengukuran variabilitas nilai-nilai observasi dari nilai sentralnya. Dua kelompok data mungkin memiliki rata-rata yang sama, tetapi berbeda dalam hal variabilitas nilai-nilai observasinya.


Contoh:

Data A terdiri dari nilai-nilai : 52,56,60,64,68
Data B terdiri dari nilai-nilai : 40,50,60,70,80

Rata-rata kedua kelompok data tersebut adalah sama, yakni 60. Namun variasi nilai-nilai terhadap nilai sentral kedua kelompok data tersebut berbeda.

Download Full Materi  
Read more »

PENGUKURAN NILAI SENTRAL

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang kumpulan data mengenai sesuatu hal, baik mengenai sampel atau populasi, di samping dari data itu disajikan dalam bentuk table dan diagram, masih diperlukan ukuran-ukuran yang merupakan wakil dari kumpul;an data tersebut. Dalam bab ini akan diuraikan tentang ukuran pemusatan (nilai sentral) . Beberapa macam ukuran dari golongan yang pertama adalah rata-rata (average) seperti:  rata-rata hitung, rata-rata ukur, rata-rata harmonik dan modus. Kemudian golonganyang kedua adalah: median dan kuantil (kuartil, desil dan persentil).

Ukuran yang dihitung dari kumpulan data dalam sampel dinamakan statistic. Ini telah juga disinggung dalam Bab I.  Apabila ukuran itu dihitung dari kumpulan data dalam populasi atau dipakai untuk menyaakan populasi, maka namanya parameter. Jadi ukuran yang sama dapat bernama statistic atau parameter, bergantung pada apakah ukuran dimaksud untuk sampel atau populasi. 

Read more »

 
Powered by Blogger